You are here
Home > INFO & TIPS > WA+U Unjuk Rasa Kolektif Yang Inspiratif, acara wajib kunjung akhir tahun ini

WA+U Unjuk Rasa Kolektif Yang Inspiratif, acara wajib kunjung akhir tahun ini

Acara siapa?

Penyelenggaraan event Week of Art, Architecture and Urbanism (WA+U) yang dibaca sebagai “WATU” ini merupakan bentuk ekspresi alumni Departemen Arsitektur dan Perencanaan (DTAP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka turut merayakan peringatan 70 tahun UGM.

Pamer karya yang dikemas dalam bentuk #unjukrasa kali ini meliputi arsitektur dan lansekap, instalasi seni, kiprah pelestarian area bersejarah dan pusaka, fotografi, sinematografi, animasi,fashion dan batik tradisional yang prestasinya sudah dikenal di skala nasional maupun internasional.

Salah satu #unjukrasa karya yang menjadi highlight acara ini adalah instalasi karya Zulfian Amrullah, alumni arsitektur yang berprofesi sebagai Art Director ARTJOG, berjudul “Jejaring” yang membungkus pintu masuk area pameran di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH UGM).

Tentang apa?

“Jejaring”

Jejaring besi-besi yang dijalin sebagai instalasi lorong masuk WA+U ini, merupakan interpretasi gamblang tentang bagaimana acara temu alumni kali ini terwujud karena kekuatan kita berjejaring. Dengan maksud mengapresiasi pilihan langgam arsitektur Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri karya arsitek Prof. Dr. Ir. Pramono Atmadi, maka bentuk lorong masuk WA+U ini sebagian besar meneruskan jalinan kotak-kotak kolom, atap, dan lantai dengan dimensi yang serupa dalam susunan yang tumbuh merapat dan saling berkait. Seperti simbol harapan jalinan jejaring baru berikutnya akan terus tumbuh, saling menguatkan satu sama lain lewat pertemuan dan nostalgia WA+U.

Kapan dan dimana acaranya?

Sesuai dengan konsep WA+U, sebagai sebuah festival kreatif dan kolaboratif, “Jejaring” karya Zulfian Amrullah akan diserahkan pada tanggal 21 Desember 2019 secara simbolis kepada DTAP UGM di PKKH UGM dan akan dihadiri oleh Ketua Keluarga Alumni Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM (KATAPGAMA), Agus Marsudi.

Sampai kapan acaranya?

Program hari terakhir, tanggal 21 Desember 2019 akan dimulai dengan MiniGP Race dari jam 8.30 pagi dan diakhiri dengan coaching clinic oleh Dyan Dilato (Safety Director FIM di Asia) dan Dimas Ekky Pratama (pembalap Moto2 dari team Idemitsu Honda Asia) yang akan diselingi pula dengan pertunjukan Street Fashion Show. Sebagai acara penutupan dan guyub temu kangen alumni, pada malam harinya akan diselenggarakan pementasan Kethoprak dengan lakon “Ande- Ande Lumut” yang disutradarai oleh Agus Marsudi (Ketua KATAPGAMA) dengan penampilan beberapa pemain seperti Panut Mulyono (Rektor UGM), Dwi Hernuningsih (Dewan Pengawas RRI), Nizam (Dekan FT UGM), Samsul Kamal (Guru Besar FT UGM), Agus Priyatno (Ketua KATGAMA), serta bintang tamu Den Baguse Ngarso.

Jogjakarta 14 Desember 2019

Bernard “Ben” Sihombing Provokator WA+U

watu.or.id@gmail.com

@watu.or.id

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

Leave a Reply

Top