You are here
Home > NULIS NULIS > Suka Iri dengan Orang yang Kelihatan Sering Banget Piknik? Kamu Gak Tahu Aja Aslinya Mereka.

Suka Iri dengan Orang yang Kelihatan Sering Banget Piknik? Kamu Gak Tahu Aja Aslinya Mereka.

Kamu sering lihat ada temen kamu sepertinya setiap minggu bisa update foto liburan terbaru? ganti-ganti objek wisata, pergi jauh sampai ke luar pulau, bermain di hamparan pasir, snorkeling, naik ke gunung.

Koq hidupnya enak banget sih? bisa jalan jalan terus? Kerjaannya apa sih?

Terlihat sepertinya semua bahagia dan berjalan seperti yang diinginkan.



Dibalik indahnya liburan, apa kamu tahu getirnya perjuangan dibelakangnya? sedikit yang tahu.

Kali ini kita akan berbagi tentang sesuatu yang tidak diketahui orang lain dibalik indahnya postingan foto liburan di Instagram.

More: Jangan pamer kalau kamu jarang piknik.

Mereka menabung mengumpulkan uang, menghemat di sana sini, biar bisa berpanas terik di pantai putih bersih.

Travelling indonesia
Menabung dari jauh-jauh hari.


Ini yang pertama kamu gak tahu, mereka itu menabung loh, menyisihkan beberapa rupiah, rela tidak makan di kafe sepi santai elegan mahal gitu. Mereka rela hanya makan di pinggir jalan, kaki lima, biar tetep bisa menabung, untuk liburan.

Uang kita sama koq, cuma kami rela sedikit hemat agar bisa liburan.

Mereka sudah merencanakan semuanya jauh hari. Mencari tiket pesawat promo, atau kapal biar jadi murah.

Travelling indonesia
Dihitung presisi jauh-jauh hari loh.


Kamu fikir mereka reflek, pengen ke bali langung ke Bali, pengen ke Lombok tinggal berangkat. No, semua juga merencanaka semuanya jauh-jauh hari.

Cari harga tiket yang pas, ganti jadwal, disesuaikan dengan libur, harus pakai transit berjam-jam agar semakin hemat juga.

Kadang hanya menginap di bungalow atau penginapan biasa saja tanpa AC dan Air panas, bahkan berani pasang tenda atau hammock.

Travelling indonesia
Hotel Mewah mah kapan kapan!


Dibalik indahnya foto di pantai, malamnya mungkin kami hanya menginap di penginapan tanpa AC, atau gak pake air panas. Tidak di hotel mewah ada kolam renang dan bisa breakfast on the bed. Kadang hanya di hammock, atau nginep tempat saudara loh.

Rela ganti ganti alat transportasi biar pengeluaran di transport tidak membengkak.

Travelling indonesia
Ganti ganti moda transportasi.


Tidak akan naik taksi yang adem sama nyaman, kadang bus antar kota antar propinsi bisa dilibas, bisa gak pake AC, sampe bokong panas, beradu dengan asap rokok.

Ya di situlah seninya, melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, merasakan nikmatnya dari liburan dan menulis cerita tak terlupakan.

Mungkin malamnya bisa berjaya nongkrong di cafe keren bisa foto makanan cantik, tapi siangnya bisa aja hanya makan nasi bungkus sambil hammockan.

Travelling indonesia
Nasi bungkus loh!


Kadang bisa posting foto makanan atas foto beer di kafe keren pinggir pantai pas liburan. Ya besoknya kamu gak tahu, mungkin siangnya haya makan nasi bungkus di pantai.

Kadang sedikit harus dibantu dengan jalan kaki berpanas panas juga.

Travelling indonesia
Jalan jalan kaki men!


Tak sedikit harus jalan kaki jauh juga, biar bisa menemukan transportasi yang lebih murah. Kalau cari di objek wisata kan biasanya lebih mahal, karena ada calo.

Tidak akan tahu gimana perihnya kaki ketika mendaki gunung, sesaknya nafas ketika sampai di Pos 2.

Traveling indonesia
Lecet lecet kaki bung!


Kelihatan indah foto di puncak gunung, di bibir kawah, atau di atas awan. Dibaliknya kamu gak tau, kedinginan dilawan, lecet kaki, nafas serasa akan habis, semuanya terlewati susah dulu.

Tidak ada crew yang akan membantu membawakan semua tas yang berat seperti di acara TV, semuanya digendong sendiri.

Travelling indonesia
Tas, gendong sendiri!!


Ketika jalan, kamu kira seperti di acara jalan-jalan di TV yang ada crew khusus yang mebawakan tas? sehingga bisa jalan santai enak bisa sambil foto-foto?

NO! Tas yang berat itu dipikul sendiri!

Tidak ada kendaraan yang langsung tersedia ketika sampai di objek wisata. Harus nyari dan sedikit keras dengan calo yang lebih keras.

Backpacker tidak selamanya enak
Di PHP-in angkutan umum.


Sampai di objek wisata, emang langsung ada kapal atau mobil yang akan ajak berkeliling? NO! kadang harus cari sana-sini, tawar sana-sini, nego lagi, gontok-gontokan sama calo yang ngasih harga terlalu gak masuk akal.

Itu dilakukan biar bisa foto cantik keren sambil snorkeling.

Nyasar, ganti ganti ban mobil, hilang, harus dilewati untuk sampai ke destinasi.

Travelling indonesia
Nyasar nyasar loh!


Ya gitu, karena ilmu sok tahu, kadang bisa juga nyasar sampai ke tanah desa-desa, ban kendaraan bocor, tambal ban dulu, ternyata mahal, susah nyarinya. Di situlah seninya.

Tidak menutup kemungkinan akan terlunta tak jelas seperti gembel di pinggir jalan.

Backpacker tidak selamanya enak
Nggembel bung.


Dibalik indahnya foto di puncak gunung, mungkin pulangnya bisa terlunta gak jelas, karena salah baca jadwal transportasi, atau teman yang diharapkan malah hilang dari peredaran. Ya nggembel deh.

Bisa juga gabuts karena keuangan mulai menipis dari anggran yang direncanakan.

Travelling indonesia
Gabuts, biar hemats!


Bisa banget ini, banyak hal tak terduga bisa terjadi, sehingga di hari-hari terakir banyak gabuts-nya, hanya mainan di pantai saja, berenang-berenang di pantai depan homestay, atau duduk menghayal sambil foto-foto sembari menunggu sunset.

Ya semua bisa tak terduga. kelihatan indah padahal belum tentu.

 

MAsih mikir kalau orang kamu lihat habis traveling keren itu banyak enak-enaknya? kayaknya kamu memang harus coba sendiri deh. 🙂

 

 

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments