You are here
Home > NULIS NULIS > Penelitian Membuktikan Jika Traveling Membuat Kita Jauh Lebih Bahagia dari Pada Membeli Barang Apapun Itu.

Penelitian Membuktikan Jika Traveling Membuat Kita Jauh Lebih Bahagia dari Pada Membeli Barang Apapun Itu.

Pernah nggak kamu pengen membeli barang, pengen beli tas favorit, beli sepatu kesukaan, beli jaket yang hits, smartphone, mobil, atau barang apapun yang keren? Sampai gak bisa tidur, fotonya dilihatin terus, atau sampai kebawa mimpi. Seakan angan terbangun indah untuk segera memiliki barang kesukaan itu.

Akhirnya bisa terbeli setelah menabung sekian lama. Minggu pertama memiliki barang tersebut, pasti seneng banget, disayang-sayang, dilihatin, dilap-lap terus. Tetapi beberapa minggu setelah itu? bodo amat! kebahagiaan memiliki hanya beberapa saat, dan kemudian akan menjadi biasa saja. Padahal menginginkannya sudah lama, pengen pake banget, pakai niat nabung lagi.

Ternyata masalah utama kebahagiaan adalah adaptasi. Barang baru yang telah kita beli menjadi biasa dan tanpa sisa kenangan kebahagiaan karena lama-lama kita terbiasa dengan barang baru itu. Tingkat kepuasan kita berubah, dan kemudian kita mencari-cari pembelian selanjutnya. Proses ini diulang lagi dan lagi, gitu gitu terus sampai Pizza Hut jualan cireng.

More: Sering liburan tetapi belum bahagia? ini penelitiannya.

Photo: nsizzle.com

 

Ada penelitian di Universitas Cornell, tentang bagaimana memutus siklus menabung – mengeluarkan uang dengan membeli barang – dan selanjutnya merasakan bahagia sesaat. Sebuah siklus yang merusak.

Profesor psikologi Thomas Gilovich telah menunjukkan bahwa kita mengalami peningkatan yang sama dalam kebahagiaan saat kita membeli sesuatu yang kita inginkan dan saat kita traveling.

Tetapi, ada poin terpenting disini, jumlah kebahagiaan yang kita dapatkan dari pembelian kita turun seiring berjalannya waktu, sedangkan kenangan akan pengalaman perjalanan kita terus memberi kita lebih banyak hormon kebahagiaan.

“Kebahagiaan dari membeli barang itu sesaat, kebahagiaan dari traveling itu tak lekang oleh waktu”

Smartphone yang kamu beli lima bulan lalu mungkin sekarang sudah menjadi barang yang biasa saja, dulu naruhnya sangat hati-hati, sekarang nyimpannya pake dilempar juga biasa.

Tetapi bagaimana dengan liburan tahun lalu? atau mungkin liburan beberapa tahun lalu. Kemanapun itu, dengan siapapun itu. Kembalilah kenang, kamu akan bisa tertawa sendiri, bahagia, atau sebel dikit.

More: Kumpulan captions keren untuk instagrammu agar semakin hits!

 

Travelling indonesia
Let’s go traveling!

Itulah Magic dai sebuah traveling, dia akan membalut kenangan hidup ke dalam balutan kenangan yang tak akan lekang oleh waktu, yang hal ini tidak bisa terjadi ketika kamu telah membeli barang apapun itu.

Pergi ke berbagai destinasi wisata yang tidak biasa, melakukan perjalanan, belajar keterampilan baru, bahkan olahraga ekstrem. Semua ini adalah sumber kebahagiaan yang ideal untuk kita manusia.

Smartphone atau bahkan mobil baru pada akhirnya akan menjadi objek biasa yang kita miliki, atau akan menjadi tua dan ketinggalan jaman. tetapi setiap kenangan liburan akan menjadi sumber kebahagiaan sejati yang tetap bersama kita sepanjang hidup kita.

Let’s traveling!

 

Sumber: Brightside.

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

3 thoughts on “Penelitian Membuktikan Jika Traveling Membuat Kita Jauh Lebih Bahagia dari Pada Membeli Barang Apapun Itu.

Leave a Reply

Top