You are here
Home > NULIS NULIS > Ngaku Travelers Kok Cuma Main di Pulau Jawa Saja, Keluar ke Pulau Indonesia Lainnya Dong!

Ngaku Travelers Kok Cuma Main di Pulau Jawa Saja, Keluar ke Pulau Indonesia Lainnya Dong!

Judulnya memang dibuat sedikit provokatif dan menantang, biar kayak laman berita di negara ini yang ngejar di “klik”. hihihi.

Sebenernya pernyataan dari judul itu ingin mengangkat kalau kamu liburan ke luar Pulau Jawa, kamu akan mendapatkan 1001 rasa lain yang mungkin gak bakal kamu temuin kalau liburannya hanya di Pulau Jawa saja.

Tanpa bermaksud mengerdilkan keren dan indahnya pulau Jawa.



Tempatnya yang tentunya sedikit lebih jauh, kecuali kamu orang Banyuwangi yang akan main ke Bali ya. Budayanya yang berbeda, orang-orangnya yang spesial, kulinernya yang berbeda dan masih banyak lagi perbedaan dari rasa di Pulau Jawa yang membuat liburanmu akan semakin sangar.

Nah, kira-kira apa yang bakal kamu dapetin kalau pengen liburan ke luar Jawa? cekidot!

More: Ini Dia Seven Summits Of Indonesia, Tujuh Puncak Tertinggi Di Indonesia Yang Cantiknya Lebay Banget.

1. Harga tiket pesawat yang bisa langsung bikin saldo di ATM tinggal 6 digit.

Inilah hal pertama yang akan kamu rasakan kalau mau liburan ke luar pulau jawa. Harga tiket pesawat yang bisa bikin gagal ngelamar anaknya orang (akhirnya ngamar ajah, *ehh). Kalau liburan di Pulau Jawa berapa sih harganya yang paling mahal?

Coba saja search di OTA (Online Travel Agent) untuk ke Sulawesi saja, gak harus ke Papua yang lebih jauh, tiket return untuk 1 orang dewasa sudah dikisaran 2 juta, ini belum kalau high season. Kalau ke Maluku, atau Papua, bisa dua kali lipatnya.

Rasakanlah perbedaannya!

2. Kalaupun bisa kebeli, bisa saja jadwal pesawatnya hanya ada beberapa minggu sekali, ditambah lagi harus pake transit.

Ya kalaupun duit bukan masalah yang berarti bagi kamu, selanjutnya kamu akan mendapatkan jadwal penerbangan yang susah matching sama keinginan kamu.

Seperti mau ke Ternate Maluku Utara, Dari Jogja bisa ke Makassar dulu, Manado, baru Ternate, atau mungkin lewat Balikpapan dulu.

Ah, pokoknya nyari jadwal pesawat yang sesuai keinginan itu kayak nyari wangsit di gua cemara.

3. Kalau pakai jalur laut, sehari itu jarak tempuh waktu yang normal.

Mau yang lebih rese lagi? coba saja pakai jalur laut. Kalau kamu dari Semarang mau ke Wakatobi, Kamu akan ke surabaya dulu, ke Makassar, ke kendari atau buton, baru ganti kapal ke Wakatobi, bisa berhari-hari bung!

Naik mobil Jakarta-Jogja pun tak terbandingkan.

4. Sampai di destinasi wisata, pilihan lokal transportnya bisa lebih bila lagi, gila, karena lebih banyak pake kaki sendiri.

Sampai di situ kamu kira penderitaanmu sudah berakhir? ke kalimantan, siaplah kamu berpetualang dengan perahu melintasi sungai yang besar dan dalam di tengah hutan bakau atau rawa yang kamu gak tau di bawahnya ada makhluk apaan.

Itu mungkin sudah cukup beruntung, kalau tidak, seperti ke Lembah Bada atau Besoa di Sulawesi tengah, tempat patung megalitik yang penuh misterius, kamu bisa jalan kaki sehari-semalam dengan resiko disamperin babi hutan yang pengen ngajak nongkrong.

5. Jangan harap ada akomodasi yang mudah ditemuin seperti di Jawa.

Masalah transportasi dan akses mungkin kita cukupkan, karena kamu mulai memilih liburan di Jawa saja yang jalannya lebih banyak beraspalnya.

Selanjutnya, kamu akan dibuat bingung memilih tempat kamu menginap, bukan kerana terlalu banyak, tetapi karena pilihannya cuma itu-itu saja. Walaupun mereka masih sama-sama di NKRI, kadang standar hotelnya bisa berbeda loh.

6. Tetapi, ketika kamu temuin, yakin deh, kamu gak bakal pengen pulang.

Tetapi, sekalinya kamu nemuin penginapan yang akan kamu jadiin empat menginap, di beberapa pengalaman, kita jadi males pulang. Bagai menemukan perawan di tengah metropolitan deh. 🙂

Mungkin fasilitasnya biasa saja, tetapi suasananya, dan orang-orangnya bakal bikin kamu betah deh.

7. Kamu akan disambut oleh cuaca yang gak manja kayak di Jawa.

Ke daerah Nusa tenggara, khususnya yang timur, atau ke Sulawesi bagian tengah. Ketika tengah hari, nyaris tak terlihat ada gumpalan awan membentuk indah, yang ada hanya kamu, langit, matahari, dan kenangan masa lalu.

Panasnya di beberapa bulan tertentu bisa sampai 40 derajat celsius.

Malam harinya, kalau kamu main ke Tana Toraja, dinginnya bikin kamu memahami apa arti lagu selimut tetangga, karena itulah yang bisa buat hangat.

8. Siaplah dengan kuliner yang rasanya bertentangan dengan kehendak lambungmu.

Kalau di Jawa, kecenderungan masakannya bercitarasa lembut, manis, tidak kuat dengan permainan bumbu dan rempah yang semena-mena.

Nah, kalau ke Maluku, Aceh, Sulawesi, Kalimantan, siapin aja obat pencernaan terbaikmu, kerena lambungmu pasti kaget dengan cita rasa yang sangat kuat.

9. Kalaupun lambungmu bisa berkehendak baik, mungkin kantongmu yang akan menolak.

Yups, kalaupun lambungmu itu baik banget, ya mungkin kantongmu akan berontak pulang ke Jogja lagi.

Seandainya kamu mau ke Togean lewat jalur darat dari Palu, kamu akan berhenti makan siang di daerah Sausu, di rumah makan itu Ayam goreng harganya bisa di angka 35K, minumnya air putih saja. Ayam goreng loh, a-yam go-reng. Mau menu lain seperti udang? ya bisa saja, tapi ya paling harganya istimewa.

Di Jogja bisa untuk makan 3 orang udah pake es teh dan gorengan.

10. Budaya yang berbeda, membuat orang yang kamu temuin berbeda, jadi pendekatannya berbeda, dan tantangannya akan selalu berbeda.

Ini yang paling kerasa banget. Bertemu dengan budaya yang berbeda tentunya akan membuat kamu akan berinteraksi dengan orang yang jauh berbeda, dan kamu harus bisa menyesuaikan dengan gaya mereka.

Kamu kalau dari makassar mau ke toraja, biasanya akan naik bis, nah, bis jurusan toraja itu kadang bikin lemes. bukan karena bentuk atau fasilitas bisnya, tapi kadang mereka bisa manggil penumpangnya kayak mau ngajak tawuran satu kampung “WOY NAIK MO KOO!!” (hey kamu, naik ke bis segera) mungkin begitulah halusnya.

Dengan suara keras, dan tatapan nanar, akan membuat kamu yang terbiasa tinggal di Jogja akan lemes pucat diteriakin gitu.

Jadi, kapan berani liburan keluar dari Jawa? ada jutaan kejutan tak terlupakan yang siap menyambut kamu. Tak usah takut, karena itu akan menjadi pengalaman tak terlupakan.

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments