You are here
Home > INFO & TIPS > Melihat Taman Bumi di Indonesia yang Menjadi Harta Karun Pariwisata Nasional

Melihat Taman Bumi di Indonesia yang Menjadi Harta Karun Pariwisata Nasional

Taman Bumi atau taman geologi atau gelogical park atau geopark di Indonesia yang Menjadi Harta Karun Pariwisata Nasional.

Menilik pengertian dari kanal.web.id taman bumi atau yang lebih kita kenal dengan istilah geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi di mana masyarakat setempat diajak berperan untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Istilah Geopark merupakan singkatan dari “Geological Park” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai Taman Geologi atau taman bumi.

Sumber: tirto.id

Menurut penjelasan UNESCO, unsur utama di dalam Geopark terbagi 3 yaitu unsur Geodiversity, Biodiversity dan Culturaldiversity. Konsep asas Geopark menurut UNESCO adalah pembangunan ekonomi secara mapan melalui warisan geologi atau geotourism. Tujuan dan sasaran dari Geopark adalah untuk melindungi keragaman Bumi (geodiversity) dan konservasi lingkungan, pendidikan dan ilmu kebumian secara luas. (Kanal.web.id)

Nah, kamu tahu tidak kalau di Indonesia ada dua geopark Intenasional, dan ada empat geopark Nasional? Kalau belum tahu, kali ini kami akan memberikan sedikit informasi dari enam geopark yang menjadi harta karun kepariwisataan nasional.

Indonesia sebenarnya memiliki sekitar 40 geoheritage yang tersebar di berbagai provinsi yang dikembangkan sebagai kawasan geopark nasional, tetapi baru 6 di antaranya telah dan akan diakui UNESCO sebagai geopark dunia. (Liputan6.com)

More: Berwisatalah Ketika Kamu Bisa, Kerena Itu Akan Membuatmu Semakin Cerdas Dalam Bekerja.

GEOPARK NASIONAL.

Ciletuh (Pelabuhan Ratu), Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Geopark Ciletuh - Sukabumi
Photo: https://www.flickr.com/photos/adventurismid/26816474319/

Berlokasi di kawasan Ciletuh, Sukabumi, geopark pertama di Jawa Barat ini memiliki keindahan alam yang sungguh luar biasa. Hamparan hijau, pantai, tebing, dan 9 air terjun menjadi kekayaan dan keindahan alam yang tidak dapat terelakan lagi.

Dengan statusnya yang kini telah menjadi geopark, kelestarian alam dan hayati yang si dalamnya terus dijaga, dan berjalan seimbang dengan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.

Kaldera Toba, Sumatera Utara.

Lake Toba
Photo: https://www.flickr.com/photos/slilin/27484364339/

Danau Toba merupakan danau kaldera terbesar di dunia. Berlokasi sekitar 176 km arah barat Kota Medan, kaldera Danau Toba terbentuk dari proses amblasan pasca erupsi gunung api Toba Purba, yang kemudian terisi air hujan.

Danau Toba mempunyai ukuran panjang 87 km dan lebar 27 km, dengan ketinggian 904 meter di atas permukaan laut. Kedalaman danaunya berada pada angka 505 meter. Yang menarik dari danau ini adalah bagian tengahnya terdapat Pulau Samosir yang ketinggiannya mencapai 900-1.600 meter di atas permukaan laut.

Mengusung tema “Supervolcano”, kaldera Danau Toba diklaim sebagai kaldera vulkano-tektonik kuarter terbesar di dunia.

Merangin, Kabupaten Merangin, Jambi.

Photo: http://wisatamerangin.blogspot.co.id

Geopark Merangin berada di Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Air Baru dan Dusun Baru, Kecamatan Pemberap, Jambi. Untuk mencapai lokasi geopark Merangin, dari Kota Jambi wisatawan perlu menempuh perjalanan darat selama 7 jam perjalanan.

Tak hanya sampai di situ, Anda juga harus melakukan treking selama 3 jam untuk benar-benar sampai ke lokasi. Salah satu hal yang menjadi daya tarik geopark Merangin adalah penemuan fosil flora lebih dari 350 juta tahun.

Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

wishknew / Pixabay

Data  dari Pemprov Nusa Tenggara Barat mengungkap, Geopark Rinjani memiliki kekayaan geo diversity, bio diversity, dan culture diversity di 48 geoside yang ada. Tak hanya itu, kearifan lokal masyarakat sekitar Rinjani juga menambah khazanah kekayaan budaya yang perlu dilestarikan agar tidak punah.

Rinjani kini menjadi destinasi wisata yang sejajar dengan destinasi wisata yang tersebar di berbagai belahan dunia. Dengan daya tarik wisata yang beragam, seperti wisata alam, wisata petualangan, wisata minat khusus, wisata ekologi dan geologi.

Gunung Rinjani akan terus berdiri sebagai destinasi wisata utama di NTB dengan Segara Anak sebagai ikonnya.

GEOPARK INTERNASIONAL.

Batur, Kintamani, Bali.

Bali – Mt Batur Volcano
Photo: https://www.flickr.com/photos/adforce1/2699183310/

Gunung Batur merupakan gunung berapi aktif yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Memiliki ketinggian 1.171 meter di atas permukaan laut, gunung ini memiliki kaldera yang sangat indah. Kaldera Gunung Batur terbentuk akibat dua letusan besar yang terjadi puluhan ribu tahun yang lalu.

Yang menarik dari geopark dunia ini adalah danaunya yang berbentuk bulan sabit. Danau Batur sendiri berukuran panjang sekitar 7,5 km dan lebar maksimum 2,5 km dengan kelilingnya mencapai 22 jm dan luas mencapai 16 km persegi.

Tak hanya itu, menurut Pemprov Bali, Gunung Batur merupakan bagian dari rangkaian “Ring of Fire” Pasifik dan menjadi salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia. Tercatat sejak 1804 Gunung Batur pernah melestus sebanyak 26 kali.

Gunung Sewu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Gunung Api Purba Nglanggeran
Gunung Api Purba, Nglanggeran. | Photo: https://www.flickr.com/photos/tamiyaevowrc//

Geopark Gunung Sewu memiliki luas hingga mencapai 1.802 km persegi yang terbagi menjadi tiga geoarea, yaitu Gunungkidul (DIY), Wonogiri (Jawa Tengah), dan Pacitan (Jawa Timur).

Dengan tiga kawasan tersebut, geopark Gunung Sewu menjadi destinasi wisata yang lengkap, mulai dari pantai kawasan Gunungkidul, beragam goa di pacitan, hingga industri kreatif dan budaya masyarakatnya.

 

Sumber: tirto.id dan liputan6.com

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

2 thoughts on “Melihat Taman Bumi di Indonesia yang Menjadi Harta Karun Pariwisata Nasional

Leave a Reply

Top