You are here
Home > INFO & TIPS > Lakukan Hal Ini Agar Transit Berjam-jam di Bandara Tak Akan Pernah Membosankan Lagi.

Lakukan Hal Ini Agar Transit Berjam-jam di Bandara Tak Akan Pernah Membosankan Lagi.

Sebagai salah satu moda transportasi yang paling bersahabat dengan kamu yang suka traveling, pesawat terbang tentu akan menjadi pilihan utama ketika kamu ingin pergi liburan. Baik itu masih di pulau yang sama, seperti dari Jakarta ke Jogja, atau ke luar pulau, ke Bali, Lombok, atau Papua.

Pesawat terbang merupakan transportasi yang sangat efektif di waktu dan tenaga. Perjalanan berjam-jam di bus, atau berhari-hari di kapal laut akan terkonversi menjadi beberapa jam saja.

Tetapi ada satu masalah besar ketika traveling menggunakan pesawat terbang, yaitu transit! Ya seperti diketahui, Indonesia itu punya bandara salah satu yang terbanyak di dunia, dan geografis indonesia itu kepulauan, jadi ketika kita ingin liburan rada jauh dikit, biasanya kamu akan ngerasain yang namanya transit terlebih dahulu.


Kalau kamu cukup tajir gila mampus, ya mungkin bisa memilih transit yang yang beberapa menit atau jam saja. Tetapi bagi sebagian besarnya, kamu mungkin akan merasakan transit di bandara sampai berjam-jam.

Awal dari hari yang membosankan ketika kamu transit sampai enam jam dan kamu gak tahu harus melakukan apa-apa. Enam jam loh? itu bukan waktu yang cepet, belum kalau ditambah dengan drama pesawat kamu delay, bisa dapat bonus beberapa jam lagi tuh.

Kali ini, kita bakal bagi tips yang bisa kamu lakuin biar transit itu bukan lagi menjadi neraka buat kamu, tetapi bisa menjadi bagian dari liburanmu yang menyenangkan. Cekidot.


More: Bukti traveling itu mengajarkan kamu untuk jadi lebih toleran.

1. Cari temen, dan ngobrol tentang apa saja, kali aja dapat informasi liburan baru.

Airport
Ngobrol sama Orang. | SUmber: flickr.com/photos/carl_mueller

Ini hal paling sederhana yang bisa kamu lakuin, ngobrol dengan orang di dekat kamu. Ya basa-basi aja, tanya mau terbang ke mana, kali aja kamu ada di gate yang salah, kan lumayan membantu juga.

Ngobrol sih gak harus yang formal, apa saja, seperti curhat tentang fasilitas bandara, politik indonesia, cara membuat tempe, strategi marketing pariwisata, sampai bagaimana bisa kita gak boleh bawa gunting kuku ke dalam kabin, emang bisa gitu bunuh orang pake gunting kuku? kalau bisa, pensil juga harusnya gak boleh, nanti bisa kayak John Wick. 🙂

2. Bawa buku atau majalah kesukaan kamu.

Kalau kamu anaknya kurang gampang mulai menyapa orang, mungkin kamu bisa membawa buku, koleksi novel, atau komik, atau majalah kesukaan kamu. Ini waktu yang tepat untuk menghabiskan setiap lembar untuk kamu lahap, dan tak terasa waktu menunggu telah habis.

3. Nonton film di bandara itu menyenangkan loh.

Kalau kamu bawa leptop, dan powernya masih banyak, bisa aja tuh kamu sambil nunggu nonton film kesukaan kamu. Tipsnya sih kamu bawa headset atau earphone, biar suara dari leptopmu tidak menggangu orang lain, dan tentunya suara yang kamu dengan hanya bisa kamu nikmati sendiri saja.

4. Nongkrong di cafe kopi sambil ngecengin orang-orang yang lewat itu asik juga.

Airport
NGecengin Orang. | Sumber: flickr.com/photos/56832361@N00

Ini juga pilihan yang baik, dari pada gabuts gak jelas, mempir aja ke cafe kopi yang selalu ada di bandara. Pesan satu gelas, kamu bisa bebas ngecengin siapa saja yang lewat.
Di bandara itu aja ribuan orang dengan jutaan tingkah laku yang unik, dan bisa kamu amatin, dari yang aneh, lucu, sampai yang nggemasin. Selalu hilir mudik tak pernah habis.

5. Menulis, curhat tentang hati, atau rencana perjalananmu itu bisa membunuh waktu.

Kamu juga bisa menulis, bisa di buku saku yang kamu bawa, atau mengetik di netbookmu. Menulis di blog, tentang betapa kerennya perjalananmu kali ini, berkeluh kesah tentang gundah gulananya hatimu yang LDR rumah ibadah, menulis tentang laporan anggaran belanja selama liburan, atau apa sajalah.

Menulis selalu melatih otakmu untuk memperluas pemikiran, dan kamu bisa merekam kembali cerita ke dalam dokumentasi pribadimu untuk suatu saat di masa depan nanti.

6. Jalan-jalan keliling bandara, kapan lagi bisa lihat bandara yang keren.

airport
Jalan-Jalan. | Sumber: flickr.com/photos/i-rocksteady

Kalau tenaga masih ada, bolehlah kamu jalan-jalan mengitari bandara. Kalau di KLIA2 kamu bisa jalan sampai ke Gate F atau G, yang jauh banget, lihat-lihat toko-toko, orang lain, sambil cuci mata.

Bandara di Indonesia juga gak kalah loh, sperti yang di Medan, Kuala Namu, Sepinggan di Balikpapan, atau Hasanudin di Makassar, gak setiap hari loh kamu kesitu, jadi maksimalin aja jalan-jalannya.

7. Kalau waktunya transit lama, kamu bisa koq keluar bandara.

Ini bagi kamu yang memang sudah gabuts gila abis di dalam bandara, dan waktu transitmu cukup lama. Kamu bisa keluar bandara, melihat-lihat tempat menarik disekitarnya.

Kalau seperti bandara di Bali, Ngurah Rai, sepertinya kamu bisa main ke luar, tetapi kalau seperti di Makassar, Bandara Sultan Hasanuddin, sepertinya kamu di dalam saja, karena kalau mau ke luar, jauh banget, resiko kamu tertinggal pesawat jadi lebih besar juga.

8. Internetan tentang apa saja yang kamu suka.

Kalau kamu bawa modem ya tinggal browsing sepuasnya, kalau gak bawa, di bandara besar atau internasional, biasanya ada wifi gratis, ya walau kadang terbatas dari penggunaan dan kecepatannya, tapi kadang lumayan membatu.

Tetapi kalau mau wifi yang kenceng, kamu bisa ke kafe, pesen satu menu yang paling murah, sekalian password wifinya. Kamu bisa internetan sepuasnya.

9. Main game di smartphone kamu, sampai mecahin level tertinggi.

airport
Main Game di HP Sampai Bosan. | Sumber: flickr.com/photos/jackyczj2010

Kamu gamer? punya game kesukaan yang ingin selalu kamu taklukan? inilah waktu yang tepat untuk melakukannya. Mau game di smartphone, di tablet PC atau di leptop, asal ada power bank, dan colokan di samping, kamu siap menjalankan misi menaikan level!

10. Membuat prakarya atau pernak pernik kecil untuk liburan.

Ini sering dilakukan oleh wisatawan mancanegara, atau bule. Mereka kadang membawa ranting kecil, dan tali temali, setelah beberapa lama, jadilah kalung dengan mata kalung terbuat dari ranting kecil dari kayu khas dari pulau Ternate. Kan seru juga ya?

Bagi kamu yang suka berkerajinan tangan inilah saatnya kamu melatih kejelian tangan kamu membuat prakarya yang mungkin bisa dijadikan pernak-pernik buah tangan untuk teman.

11. Foto-foto arsitektur bandara yang selalu keren.

Airport
Belajar Komposisi. | Sumber: flickr.com/photos/v1ctor

Suka fotografi? mau human interest, atau arsitektur, bandara adalah tempat yang tepat. Ambil kamera, keluarkan dari tasnya, lanjutkan hunting foto di bandara. Biasanya bandara itu memiliki arsitektur khas yang bisa di jadikan objek fotomu. Belajar komposisi, mempertajam naluri melihat objek akan banyak terlatih disini. Tipsnya, ya jangan sembarangan foto, karena di beberapa bagian di bandara kamu tidak boleh foto-foto, terutama bagian keamanan atau imigrasi.

12. Buat timelapse hiruk pikuknya bandara bisa juga kamu lakukan.

airport
Bandara. | flickr.com/photos/whitefield_d

Kalau lelah berjalan, asal kamu ada tripod, mungkin pakai gopro, atau dslr, setting-setting dikit, cari posisi yang enak, tinggal biarin deh kameramu mengambil gambar sebanyak yang kamu butuhkan. Ini seru dan gak bakal kamu dapatin setiap hari. Harus beli tiket pesawat dulu. Kecuali bandara itu milik nenek sendiri. 🙂

13. Edit foto, atau video selama liburan kamu.

Nah, Selanjutnya kalau waktunya masih lama, kamu bisa megedit foto di leptopmu, atau edit-edit hasil timelapse kamu tadi. Yakin deh gak kerasa tau-tau sudah panggilan boarding aja.

14. Pamer di sosial media setiap menit dari apa yang kamu lakukan di Bandara.

Kalau masih belum ada panggilan boarding, ya bisalah kamu pamerin hasil foto-fotomu di bandara tadi, biar orang lain tahu kalau kamu lagi bahagia di liburan, bisa foto-foto keren, dan yang lainnya kasihan banget, karena masih ngetik laporan di kantor masing-masing.

Miami Airport.
Pamer lagi di bandara. | Sumber: flickr.com/photos/ironypoisoning

15. Membersihkan kamera, atau peralatan traveling kamu itu pasti berguna banget.

Selama liburan, pasti kamu sibuk banget, main ke pantai, ke gunung, ke sungai, sehingga equipment travelingmu sedikit berdebu atau lembab. Sekarang mungkin waktu yang tepat untuk memperhatikan mereka. Kalau bawa kain yang harus, kamu bisa deh melap kameramu, membersihkan dari debu, atau setting-setting ke default lagi.

16. Tidur juga merupakan pilihan yang baik, walau sedikit beresiko.

Ini sedikit beresiko sih, resiko ditinggal pesawat, atau bangun-bangung, semua barangmu sudah sirna. tetapi kalau memang lelah banget, dan mungkin jadwal travelingmu langsung berlanjut tanpa putus-putus, sepertinya tidur di bandara itu asik-asik aja.

Tipsnya cari tempat yang aman, pasang alarm yang kenceng, dan selalu dekap hangat barang-barangmu. Kalau bawa teman ya kamu sedikit banyak terbantu sama mereka. Asal temanmu gak iseng aja sih.

17. Hunting cemilan atau makanan di bandara juga pilihan yang asik.

Airport
Cari Cemlan. | Sumber: flickr.com/photos/rene-germany

Ya bagi kamu yang perutnya kadang suka lupa kalau udah keisi, ya hunting makanan di bandara itu gak ada salahnya. Salah dikitnya paling harganya yang cukup lumayan untuk menguras saldo di ATM. Tapi jika bandara ini milik nenekmu ya kami rasa itu bukan masalah yang berarti bagi kamu.

18. Main tebak-tebakan dengan teman-teman durjanamu.

Kamu pergi liburan bareng dengan geng durjanamu? ya main tebak-tebakan belum terlalu jadul untuk kalian koq.

Seperti “siapa gitaris yang pendiam tetapi ternyata kurang ajar banget orangnya? (Dewa Durjana)” kriuk kriuk kriuk kriuk, garing banget kan?

19. Bawa kartu uno, monopoli, atau domino? kamu bisa bermain bersama teman, yang kalah.

Cari tempat yang sedikit luas, dan kemungkinan gak bakal ganggu orang lain, selanjutnya kamu bisa maun kartu bersama teman-temanmu.

Selama gak rusuh, mengganggu orang lain, dan gak pake taruhan duit kayaknya kamu tetap gak bakal di lirik oleh orang bandara. Kecuali kamu di Changi atau bandara yang sensitif lainnya. 🙂

Kira-kira itu sedikit tips dari kita, semoga bisa membantumu mengilangkan jenuh ketika transit di bandara. Inget tipsnya, karena bandara itu fasilitas umum, perhatikan orang lain, aturan yang ada, dan semua barang bawaamu.

Selebihnya, have a nive flight.

 

 

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments