You are here
Home > INFO & TIPS > Kamu Sudah Tahu Belum Aturan yang Benar Kalau Memasang Brand Wonderful Indonesia?

Kamu Sudah Tahu Belum Aturan yang Benar Kalau Memasang Brand Wonderful Indonesia?

Kamu sering tidak melihat logo brand pariwisata Indonesia?

Biasanya ada di kaos para pecinta jalan-jalan, anak pariwisata, atau mungkin diperjualbelikan di toko atau online.

Kadang ada yang warna merah, hitam, putih. Ada yang logonya besar, miring, nyempil di pojokan.

Ketika di print atau dimasukan ke web, juga kadang ada yang full modifikasi, mulai dari yang minimalis, sampai yang norak.

Sebenarnya, bagaimana sih aturan penggunaan logo pariwisata ini? apa boleh sembarang print? sembarang pasang, di kaos atau di media apapun? Yuk lihat di sini.

Komponen Logo.

Logo Wonderful Indonesia itu terdiri dari dua bagian, yaitu logogram, dan logotype. Logogramnya itu yang garis menyerupai garuda, dan logotype adalah tulisan wonderful Indonesia. Dalam penggunaaanya, kedua bagian ini tidak bisa dipisahkan.

Jadi, kalau kamu lihat ada kaos cuma ada logo atau tulisannya saja, itu abal-abal!

1
Komponen Logo.

Penempatan Logo.

Penjelasan di atas itu untuk logo yang utama. Bagaimana kalau bidangnya adalah kotak? atau memanjang seperti yang dipasang di bus?

Penggunaan logo sesuai bidang tempatnya itu bisa kotak atau horisontal, perubahannya seperti gambar berikut.

2
Penempatan Logo.

Struktur Logo (Utama).

Kadang ada logogramnya yang besar, logotype kekecilan, atau sebaliknya, sepertinya gak imbang. Aturannya bagaimana? lihat di bawah ini.

3
Struktur Logo Utama.

Struktur Logo (Kotak).

Kalau kotak bagaimana? biar tetap baik dilihat? seperti ini.

4
Struktur Logo Kotak.

Struktur Logo (Horisontal).

Ini struktur logo untuk yang horisontal. Mulai kelihatan kan logo wonderful Indonesia yang asal-asalan di luar sana?

5
Struktur Logo horisontal.

Minimum ruang kosong (Utama).

Penempatan logo pada seuah dokumen atau artwork juga tidak sembarangan. Tidak boleh terlalu mepet ke kanan atau ke kiri, atau ke atas. Harus menyisakan ruang kosong di sisi kiri, kanan, atas dan bawah.

Penentuan minimum jarak spasi minimum dilakukan agar “image” untuk identitas dapat terlihat dan terbaca dengan jelas.

6
Minimum ruang kosong.

Minimum ruang kosong (Kotak).

Ini aturan minimum ruang kosong untuk logo yang kotak. Gak asal sembarang pasang!

12
Minimum ruang kosong Kotak.

Minimum ruang kosong (Horisontal).

Kalau Horisontal, aturannya seperti ini, sekali lagi, gak asal tempel loh ya.

11
Minimum ruang kosong Horisontal.

Ukuran Minimum (Print).

Selanjutnya tentang ukuran minimal ketika kamu ingin pengaplikasikan logo ini. Dilakukan agar logo ini tetap bisa terlihat dan terbaca, sehingga pesan yang disampaikan tetap ada.

10
Ukuran Minimum Print.

Ukuran Minimum Untuk di Web dan Mobile.

Kalau digunakan di media Web atau mobile, aturan minimalnya seperti ini. Lagi-lagi tidak asal pasang.

 

14
Ukuran Minimum Web.

Aturan memotong Logo.

Kalau untuk keperluan favicon atau profile icon, akhirnya dipaksa harus memotong. Aturan kalau kamu ingin memotong logo seperti apa sih?

Tujuannya masih sama, pemotongan dilakukan sesuai aturan agar tidak ada pesan yang hilang. Sehingga logo tetap utuh walau sudah terpotong.

9
Pemotongan Logo.

Tampilan Logo dengan latar belakang.

Standarnya logo utama memiliki latar belakang warna putih. Tetapi bisa juga digunakan di latar belakang warna lain. Tetapi sekali lagi, tidak sembarangan warna. Mentang-mentang suka coklat, pasanglah di coklat, ya norak juga jadinya.

Background yang seharusnya adalah gadrasi warna “wonder” di logotype, dan selanjutnya logotype dan logogram menjadi putih semua.

8
Latar Belakang Logo.

Logo Sekunder.

Di suatu ketika logo sekunder di atas tidak bisa diaplikasikan, seperti mungkin akan menjadi hitam putih, ketentuannya adalah seperti gambar di bawah ini.

7
Logo Sekunder.

Penggunaan Logo yang salah.

Terakhir, dasarnya, kamu tidak diperkenankan mengubah, memanipulasi, atau menghiasi logo. Penggunaan logo hanya diproduksi dari digital master artwork.

Logo yang sudah ada merupakan suatu kesatuan, tidak boleh dipisahkan atau dikomposisikan ulang setiap bagiannya.

Logo harus digunakan dengan minimum dan standar ruang kosong yang sudah ditentukan.

13
Logo yang salah.

Nah, sekarang kamu sudah paham belum? Jadi minimal kamu tahu, selanjutnya kalau menggunakan ya jangan bikin malu ya.

Kalau kamu ketemu di jalan atau lihat di suatu tempat yang menggunakan logo ini dan kebetulan salah, ya disenyumin aja deh. Mungkin dia pengen hits penampilan tetapi tidak intelektualnya.

Terlepas semuanya, kamu tetap bisa menyebarkan logo ini, dengan cara kamu, tetapi harus tetap dengan ketentuan. Ketentuan ini bukan untuk menghalangi kreatifitasmu, tatapi untuk membuat agar pesan dari logo ini tidak terpotong dan tetap sampai ke target.

Tetap sebarkan pesan dari “wonderful Indonesia” ini agar memang Indonesia akan selalu wonderful.

 

Sumber: Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments