You are here
Home > NULIS NULIS > Kalau Kamu Anak STP Bandung, Pasti Paham Dengan Hal-hal Ini.

Kalau Kamu Anak STP Bandung, Pasti Paham Dengan Hal-hal Ini.



Kuliah adalah salah satu fase paling mengenangkan dan menyenangkan. Banyak cerita terajut indah dan mungkin juga suram di fase kuliah ini.

Kampusnya yang menjadi saksi bisu proses hidup kami, dosennya yang kadang bikin sadar kalau mereka itu orang yang paling berharga dan gampang dilupakan, makanan di deket kampus yang selalu menyelamatkan cacing di perut kami, kegiatan kuliah yang kadang bikin nyesel milih kuliah, sampai ke kisah kasih asmara yang bikin galau.

Bagi kami anak Sekolah Pariwisata Bandung juga bisa ngerasain hal itu. Ehh, salah, kami gak kuliah deh sepertinya, kami sekolah, karena masih pakai seragam, gak pakaian bebas kayak kuliah-kuliah di acara FTV itu. Kadang sedih, kadang keren. Sedih karena kok dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Sampai kuliah masih pake seragam juga, tetapi bangga dan kelihatan keren kalau di jalan bisa pakai uniform cheff yg keren itu, bisa mbedain deh kalo di angkot, mana mahasiswa mana copet. Kalau anak kampus lain kan kadang gak bisa dibedain. 🙂

Nah, sebagai anak STP Bandung, atau mungkin bagi beberapa manusia kenalnya enhai pasti banyak kenangan tak terlupakan, yang hanya kami yang bisa ngerasain. Apa ajah, yuk lihat.

Baca juga: Walau kota megah, tetapi sejuknya kampung halaman selalu memberikan kenyamanan.

1. Kuliah di mana Bandungnya? ITB? UNPAD? atau UPI?


Ketika bingung mau kuliah di Jakarta, Jogja, akhirnya milih Bandung ajah, dan selalu deh, kalau mudik atau pas di Bandung pasti ditanya.

“Teh, di Bandung kuliah di ITB ya?”

“Di Bandung, kamu di Unpad ya?”

“Wahh, Di Bandung, di Setia Budhi, kuliah di UPI ya?”

Dan sering banget pertanyaan kayak gitu mampir ke kuping. Hello, Bandung itu gak cuma kampus itu itu aja, masih banyak kampus lain. Salah satunya yang paling keren ya Enhai, STP Bandung, kampus Pariwisata paling pertama dan paling tua di Indonesia bahkan ASEAN!! Kalian ajah yang kurang informasi.

2. STPB atau En-Ha-i sih?

STP Bandung. Sumber: www.kemenpar.go.id

Nah, ini lagi pertanyaan paling sering, “kamu di STP atau Enhai? STP sama Enhai itu sodaraan atau gimana sih? kampusnya koq sama, tapi siang sore gitu? yang satu swasta koq yang satunya dari kementrian? sebenernya apa yang terjadi sih?”

Nah, kalau dapat pertanyaan itu, dari pada lelah njelasin, tinggal pergi ajah deh. Dari pada nambah dosa. 🙂

3. STPB? Sekolah Tinggi Pembantu Bersertifikat, atau Sekolah Tinggi Pembantu Berdasi.

Kuliah pakai dasi. Sumber: www.stp-bandung.ac.id

Ini lagi nih, banyak yang bilang sih gitu. Kadang sampai kami juga ikut tertawa, “koq lama-lama bener juga ya?” hahahahaha. Tapi eits, kami bukan pembantu biasa, kami pembantu berdasi, camkan itu! hahahaha.

4. Di taman cinta kita bisa bertemu bergosip ria, membentuk kenangan hingga kini.

Mhhhh, ingat dengan taman ini? masa kuliahmu kebanyakan nggosip!

Ya kadang dipakai untuk janjian gitu, tepe-tepe kakak senior yang kece kece muke gile.

5. Pasti kangen sama Es-E, alias Supermi Enjoy yang isinya indomi.

Ya, walau kami tahu ini penipuan, karena namanya gitu, isinya mah tetep indomi, tapi aroma dari es-e ini bikin makanan macam pizza pun bakal gak ada nikmatnya lagi.

6. Tangga Aborsi? bisa aborsi bener kalau naik sampai puncak.

Yups, ini tangga emang bisa bikin aborsi beneran, tangganya semena-mena bung, tapi tetap gak bakal bisa ngalahin tangga di kampus STP yang di Jakarta, STPT, Sekolah Tinggi Pake Tangga, ehhh, Trisakti deng..hehehehehe..pisss, sekarang dah ada lift-nya. hehehe.

7. Seragam fotokopi, adalah cara merayakan selamat datang bagi kaum mahasiswa pendatang baru.

Seragam Fotokopi. Sumber: www.stp-bandung.ac.id

Secara litereli sih emang seragamnya kayak seragam abang tukang fotokopi. Ya FYI, jaman dahulu kala, kalau mahasiswa baru belum dapet seragam, ya bakal mengenakan seregam kebanggan ini “seragam fotokopi”

8. FOTO COPY PAK KRIBO!

Mahasiswa mana yang gak mengenal legenda yang satu ini? dewa penolong ketika ingin menggandakan materi, tugas-tugas kuliah, sampai catatan temen sekelas, pokoknya pak kribo selalu ada. 

Sayang, dari sumber yang terpercaya mengatakan bahwa beliau sudah tidak kribo lagi, tapi gundul. Ya semoga rejekinya tetep sebanyak rambutnya ketika sedia kala. Amin.

9. PSDP? Pendidikan Sikap Disiplin Profesi. Enggak lagi deh, ini sekolah pariwisata atau militer?

PSDP, apa apaan ini? SUmber: http://www.stp-bandung.ac.id/

PDSP, PSDP, atau apalah itu, bikin sadar, sebenernya ini kuliah dimana sih? koq ada gini giniannya? Ya walau pada akhirnya kami tahu, ini ternyata penting banget bagi kami, karena kerja di dunia hospitality itu sebelas duabelas sama di sunia perang, salah dikit, bisa mampus!

10. Restoran nusantara tercinta, tempat berkumpul dan bersatunya dedek gemes dan senior sok berkuasa.

Saah satu area paling mengenangkan, dimana bibit-bibit perasaan itu kadang muncul, bisa ke kakak angkatan yang sok berkuasa, atau ke adek adek lucu yang sepertinya bisa dibodo-bodoin. *ehhh….

11. Buryam dan gorengan depan kampus yang legendaris ini, selalu bisa buat perut kamu sedikit terselamatkan.

Biasa ajah sih sih sebenernya, gak spesial-spesial banget, tapi gak tau kenapa, dia selalu terkenang, gimana ya ngungkapinnya? ya seperti rasa ke mantan yang gak disayang-sayang banget, gak spesial, tetapi kadang bisa bikin kangen juga. *ehhh.

12. Semakin tinggi angkatan berbanding lurus dengan tinggi rok dan high heels kakak kakak lucu.

Roknya masih pendek-pendek. Sumber: www.stp-bandung.ac.id

Mhh, ini kata orang loh, ya walau kadang faktanya bisa gitu juga sih, saya sering merhatiin soalnya. hahahaha.

tetapi itu sepertinya hanya paradigma ajah, aslinya gak gitu-gitu amat koq, walau dikit juga ada koq. 🙂

13. Kalau anak anak cowok Enhai pake seragam dan dikampus itu kegantengannya nambah 70%, tetapi kalau pas di luar, langsung turun 100%.

Cakep ya pakai seragam. Sumber: www.stp-bandung.ac.id

yups, it’s the power of uniform. Anak cowok Enhai itu kalau pas pake seragam, ya masyaalah, bikin hati adek luluh lantak deh, kharismanya, pesonanya, bikin pengen cepet dijadiin imam. Eh pas ketemu di warung di luar kampus, ya buju buneng dah, gak bisa bedain mana abang parkir mana temen kuliah.

14. Asrama, tempat kenakalan kecil bermula, sekaligus cerita mistisnya tempat ini yang bikin ketawa merinding.

Kadang buang kunci biar bisa kabur, dan main sampai malam, sampai cerita tentang penampakan sosok sosok kaum astraal yang bikin semakin tak terlupakan.

15. Katanya, kalau ada 10 anak cewek STPB yang lewat, ada 11 yang cantik.

teteh, main yuk. Sumber: http://pmb.stp-bandung.ac.id/
Teteh geulis. Sumber: hebeachlovesme.blogspot.com
teteh geulis lagi? Sumber: http://pmb.stp-bandung.ac.id/

Ya mitos yang berkembang di masyarakat bisa dibilang seperti itu, ya tak bisa dipungkiri sih, kami anak STPB emang kece-kece, makanya anak STPB itu impian bagi calon calon mertua di luar sana. #eeaaaa

16. Anak MBP atau anak jurusan perjalanan pasti kangen dengan Pak Nuryata alias “tata” dengan “melati” atau “mawar” tour-nya yang selalu dijadikan contoh soalnya.

Dosen yang bukunya bisa kalian temukan di gerai gerai tempat jualan buku ini salah satu yang paling ngangenin. Hal yang paling mengenangkan adalah ketika buat soal, selalu deh “mawar” atau “melati” merupakan nama tour and travelnya. 🙂

17. Anak STPB pasti pernah belanja di Borma Setia Budi alias borobudur market.

Deket kampus dan kos-kosan dan barang keperluan kos dan bulanan bisa ditemukan dengan mudah di sini. Kami milih di sini bukan karena gak ada tempat lain, tapi malas ajah jauh-jauh, sama mau hemat juga.

18. Akhirnya bisa bisa magang, kami bisa keluar dari kampus ini.

Magang. Sumber: www.stp-bandung.ac.id

Magang kerja adalah salah satu fase yang akan terlewati, proses yang panjang, mulai dari ngumpulin niat, bekhayal bisa sukses, interview, sampai magang, dan ternyata semuanya itu gak seindah yang dibayangkan. 🙁

19. Kos kosan letter U pasti pernah denger kisah cintanya.

Ini hanya untuk beberapa anak aja sih, terutama yang suka nyari kos deket kampus, pasti tahu kos ini, kehidupan kos-kosannya seperti kos-kosan pada umumnya sih, kipas angin menjadi saksi keringat-keringat kita yang bercucuran kala itu. hahahaha

20. Ayam rica-rica si asep, Bakso Urip, Siomay Iwan, Sampai Kantin Bronje.

Ayam rica-rica yang bisa dimakan bareng-bareng karna gede banget, Bakso Urip yang selalu ramai, Siomay Iwan, Soto Gopek, Bakmi Ayung untuk mahasiswa uzur, sampai ke Kantin Bronje, membuktikan bahwa anak STPB itu lebih doyan makan dai pada kuliah! hahahahaha.

21. Surabi EnHaI tempat nongkrong paling keren buat sebagian kami anak enhai.

Soerabi Enhaii. Sumber: http://panduanwisata.net/

Terakhir tahu sih, udah nggak ada, gak tau bangkrut atau gimana. Tetapi sedikit banyak surabi enhaii ini telah memberikan sekelumit kenangan ketika kuliah, eh sekolah maksudnya.

22. Kami punya kesempatan bekerja dengan DPR RI loh, syaratnya harus aktif aja koq, asal akrap sama kakak kakak senior. Dosen juga sih.

Bu Endang. Sumber: go-stp-bandung.ac.id

Ya ini sih biasa aja aslinya, ya secara kampus kami kan kampusnya kementrian pariwisata, wajarlah jadinya ketika ada gawean dari negara yang menyangkut tamu-tamu kenegaraan, atau acara-acara penting gitu kami mahasiswa STPB selalu dilibatkan, tetapi bagi beberapa kampus lain ini kelihatan keren. Padahal ya biasa aja sih.

23. Kakak senior yang galak yang kadang selalu nyebelin sekaligus ngangenin, tetapi merekalah sumber informasi terbaik bagi adek-adek.

Kakak kakak. Sumber: go-stp-bandung.ac.id

Kakak senior itu sebel-sebel ngangenin. Awalnya nyebelin karena sok kuasa dan banyak aturan, tetapi akhirnya ngangenin karena dari merekalah simber informasi tentang dunia kerja, mulai dari lowongan, sampai tips-tips mendapat pekerjaan yang keren.

24. Angkot “Kalapa-Ledeng” adalah mass trasport andalan kami.

Bandung sangat identik dengan angkotnya, dan yang paling sering adalah angkot yang ada tulisan “Kalapa-ledeng”. Bosen di kampus, mau jalan keluar juga, angkot selalu menjadi temen sahati.

25. Cihampelas adalah tempat pelarian kami ketika bosan dengan prahara romantika perkuliahan.

Sebenernya gak cuma cihampelas sih, banyak yang lain, tetapi yang lumayan cukup sering kami sambangi ya cihampelas, biar kayak mojang bandung kitu euy.

26. Kadang di hati kami yang terdalam, kami ingin melepaskan seragam ini, dan berkuliah seperti mahasiswa pada umumnya.

Pakai Seragam. Sumber: go-stp-bandung.ac.id

Kadang sih, ketika beribet dengan uniform yang belum disetrika one line, yang kotor, belom kering, dan segala permasalahan lainnya. Kami ingin deh sekali-kali ngerasain ke kampus pake celana jeans, pake flanel, jaket, sampe pake topi biar kelihatan modis gila abis gitu.

Tetapi, di lubuk yang paling dalam, kami tetap ikhlas koq, kami bangga juga dengan seragam kami ini. Kita berbeda dengan yang lainnya.

27. Kalau kuliah di STPB bakal jadi chef di hotel gitu ya?

Jalan-jalan. Sumber: go-stp-bandung.ac.id

Ini pertanyaan lainnya yang kadang juga muncul, gak cuma di STPB sih, di beberapa sekolah tinggi pariwisata lainnya juga. Maklum kaum awam itu kadang suka menyimpulkan sesuka-suka hatinya ajalah, itu bukti kalo mereka masih kekurangan informasi. 🙂

28. Enak yah, kuliahnya kayak jalan-jalan ajah gitu.

Pastry. Sumber: go-stp-bandung.ac.id

Ini juga sih, penyimpulan yang terlalu dini. Iya sih kami anak Sekolah tinggi pariwisata, tapi gak berwisata juga sih kerjanya. Kalau kami anak food product, ya kami bakal banyak di dapur, gak jalan-jalan, paling jalan-jalan mengenang masa lalu ajah.

29. Mungkin banyak yang beranggapan, mau jadi pelayan koq kuliah susah susah, tetapi kami tetap bisa senyum, karena kami sadar, mereka belum paham.

Kami Bangga Menjadi STPB. Sumber: http://himambw.com/

Senyuman adalah jawaban sederhanya yang bisa melapangkan hati kami. Bukan kami tak mau membela dan menjelaskan sedetail mungkin tentang konsep melayani, tetapi kami tahu, segala sesuatunya kadang gak harus dijelaskan, dan juga kami sadar senyuman adalah jawaban paling sempurna untuk orang yang selalu sinis.

Kami hanya akan menjawabnya dengan bukti, kalau yang katanya pembantu bersertifikat dan berdasi ini bisa menjadi orang keren, dan bisa sukses dengan cara kami sendiri.

Kontributor: Fera Anggriawardani – MBP – 08

Kamu anak STPB? Pengen nambahin? silahkan tulis di komen. 🙂

 

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments