You are here
Home > NULIS NULIS > Jenis-jenis Tamu di Hotel yang Membuat Kami Anak Hotel Ingin Guling-guling di Lobby.

Jenis-jenis Tamu di Hotel yang Membuat Kami Anak Hotel Ingin Guling-guling di Lobby.

Sebagai salah satu industri yang sedang berkembang pesat, dunia perhotelan menjanjikan tempat terindah bagi beberapa orang untuk berkarir di sana.

Akhirnya banyak orang ingin menjadi salah satu bagian dari industri perhotelan ini. Tidak hanya anak yang kuliah di sekolah pariwisata atau perhotelan, anak dari jurusan lainpun ingin mencicipi indahnya berkecamuk di dunia hotel.

Alhasil, banyaklah yang kerja di hotel. Ada yang suka dan selalu ada yang duka ketika kerja di hotel. Bayaran yang lumayan, bisa kerja keren, ketemu banyak orang, kenalan adalah salah satu dari sekian banyak kerennya kerja di hotel.

More: Profesi di hotel ini bikin kamu bakal super duper iri, karena mereka keren banget.

Tidak bisa dihindarkan, dukanya juga banyak banget. Ya gimana ya, kerjanya kan industri jasa, melayani orang, yang melibatkan emosional. Hal ini membuat kadang guest atau tamu itu adalah faktor asal usulnya sebuah “masalah”.

Hotel dengan bintang tertinggi sekalipun, dengan pelayanan paling baik, dengan materi kelas wahid-pun masih ada komplen tuh. Ini bukti kalah setiap orang punya standar yang berbeda.

Dari sekian banyak “ke-rese-an” para tamu yang adhi luhur itu, mungkin ini beberapa jenis mereka yang paling menyebalkan. tidak bisa dielakkan, kami anak hotel tetep juga punya emosi, walau tetap harus senyum dan memberikan pelayanan maksimal, kami aslinya pengen guling-guling di lobby, biar tamunya bisa sadar. 🙂

More: Hanya anak perhotelan yang merasakan hal ini.

Selalu komplen, bahkan untuk hal kecil seperti “kenapa sih lantai 7 lebih tinggi dari lantai 5 sih?”

TUkang Komples. | Sumber: https://www.flickr.com/photos/franklinheijnen/7958071328/

Jenis guest yang satu ini selalu ada. Tidak tahu dari mana asalnya, dan bagaimana terbentuknya mereka, tetapi jenis tamu yang satu ini bisa bikin tensi darah sedikit naik.

“Mbak, koq kamarnya begini sih? saya maunya begini…”

“Mas room boy, ini koq AC-nya kurang dingin?” | “koq air panasnya gak panas?” | “koq jendelanya gak bisa dibuka?”

“Koq parkirannya di belakang sih? gak di depan saja?”

“Hey, kenapa ini makanannya kayak gini? pedes banget!!!” (padahal pesan spicy chicken)

Dan masih ada jutaan keluhan mereka yang kadang gak masuk akal.

J.O.R.O.K mereka spesies yang harus segera dibasmi kayaknya.

Ini juga jenis tamu yang bikin geleng-geleng kepala adek. Anak House keeping yang kadang jadi korban pertamanya, kapal pecah aja kalah berantakan dengan kamarnya, tisu toilet di meja, sisa makanan dimana-mana, botol minuman di lantai, bed cover sudah tak berbentuk, wah jendral, darurat militer ini!

Korban selanjutnya biasanya anak F&B Department, anak Service. Ketika sarapan atau makan malam di restoran. Gak usah dijelasin lagi deh, kenapa? ya karna gitu deh. 🙁

Kongkalikong dengan laporan keuangan, ujung-ujungnya korupsi jugalah intinya.

Kalau jenis yang ini kadang datang dari instansi tertentu. Korbannya adalah anak marketing atau FO nih, dengan segara modusnya, inti dari semuanya, dia harus dapaet jatah. Dan kadang secara terang-terangan minta jatah!

Banyak mintanya, sedikit bayarnya adalah tipe tamu yang juga bikin senyum senyum sambil ngasah pisau.

Untitled
TUkang minta. | Sumber: https://www.flickr.com/photos/danalipar/4828058067/

Jenis ini, lumayan juga sih level cepet bikin keselnya.

“Duh ni hotel koq pelayanannya gini sih? gak ramah” | padahal nginap di hotel non berbintang.

“Saya bisa gak kalau nginepnya 3 hari nanti dapet diskon, atau tambahan apa gitu?”

“Kamar saya bisa ga minta extra pillow, extra towel, extra slipers, sama yang jendelanya menghadap ke pantai, tapi gak mau lantai di atas, tapi deket sama restoran juga?”

Tamu yang sukanya marah-marah terus.

Tamu jenis ini sepertinya salah masuk gedung deh, bukan gedung hotel tapi harusnya rumah sakit. Mereka ini biasanya orang yang pengen kelihatan keren di depan bosnya, atau majikannya, jadi sok-sokan marah marah, biar kelihatan jagoan.

Jenis yang seperti ini mah di ia ia-in aja deh, biar cepet rampung.

Tukang nyolong, apa aja dibawa pulang.

The River Cafe
Tukang bersih-bersih. | Sumber: https://www.flickr.com/photos/herry/2996845394/

Ini mereka sebenarnya gak begitu masalah, karena akan disuruh bayar juga, atau ketauan sama di FO. tapi kadang yang bikin geleng-geleng, apa yang bisa dibawa dari hotel dibawa juga. Remot TV, remot AC, Buku Menu makanan, Water Goblet, sampe bohlam Lampu tidur. Hedeh.

Di restoranpun sama, sendok bisa aja hilang, salt and paper, atau napking, pokoknya meja jadi bersih. 🙂

Lemot! Menghadapinya harus ditemani oleh malaikat tak bersayap sepertinya.

Sebenarnya jenis satu ini tidak begitu bahaya, cuma butuh kesabaran ekstra saja ya. 

“ohh, gitu ya mbak? trus check-outnya jam berapa? ohhh, trus sarapan? ohhh gitu ya? bentar bentar, check outnya jam 13.00 ya? itu besok kan ya?  bukan nanti?”

Hedeh. ngomong sama tangan ini!

Kamu pernah dapat tamu yang lebih absurd lagi? cerita di komen, nanti kita masukin ke artikel.

Nara sumber: Anak D3 Perhotelan STPA yang lagi magang di Hotel.
Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

One thought on “Jenis-jenis Tamu di Hotel yang Membuat Kami Anak Hotel Ingin Guling-guling di Lobby.

Leave a Reply

Top