You are here
Home > NULIS NULIS > Ibu Ibu “Logic” Ketika Bawa Sepeda Motor

Ibu Ibu “Logic” Ketika Bawa Sepeda Motor

silodrome.com
Ibu mertua. http://kupang.tribunnews.com

Pernah liat ibu ibu bawa motor dan ngerasain keganasan mereka di jalanan ngelebihin geng motor? Menurut kita mungkin keganasan, tetapi untuk ibu ibu itu adalah “logic” yang sangat wajar, dan memang harusnya demikian, apa saja hal tersebut? Yuk liat.

1. Lampu sein ke kiri, ibu ibu boleh belok ke kanan.

Menoleh

Yups, tak diragukan lagi, talenta ini sudah melekat erat ke ibu ibu, diberi langsung oleh Tuhan tanpa perantara.  Lampu sein ke kiri, ibu ibu boleh ke kanan, lampu sein ke kanan, ibu ibu boleh kemana saja yang dia mau, malaikat pun gak tahu beloknya mau kemana, sungguh talenta yang patut diacungi jempol.

2. Motor matic itu, sekali gas harus langsung ke 80 km/h.

Ibu ibu dan motor matic. fotografi.blog.gunadarma.ac.id

Ibu ibu dan motor matic itu berbahaya, mereka gak butuh proses lama untuk langsung ke kecepatan 80 km/h, kalau bisa di 2 detik kenapa harus nunggu lama, kalau bisa cepat ya dimaksimalkan saja. Prinsip ini membuat mereka (ibu ibu red) beserta jajarannya menjadi musuh besar tukang service motor di bengkel, karena kadang kerusakan mesin yang tertangani bisa irasional, dan di luar yang mereka pelajari ketika pelatihan dulu.

3. Berhenti suka suka, sesuka suka hati, dan siapapun yang lain, harus memahami.

Suka suka ibu ibu. catatanyuliana.wordpress.com

Levelnya sedikit lebih tinggi di banding angkot atau bajaj, mereka ambil mata kuliahnya dulu bareng, cuma ibu ibu yang cumlaude, karena, bahkan angkotpun gak bisa membaca kapan ibu ibu mau berhenti. Saking cepatnya mereka berhenti, biasanya motor berhenti terlebih dahulu, baru lampu remnya menyala. Kemampuan yang luar biasa.

4. Keluar dari gang ke jalan besar gak butuh liat ke kiri kanan.

Tetep Tersenyum. mudagrafika.wordpress.com

Aturan dari polantas yang harus liat ke kiri atau ke kanan kalau mau masuk ke jalan besar dari gang kecil itu gak berarti ke ibu ibu, asal dia mau masuk ke jalan besar ya masuk aja, mau langsung masuk ke jalur orang bukan kepedulian ibu ibu, yang lain harus menyingkir atau berhenti, kalau tidak, ya salah.

5. Space jalan antara mobil dengan trotoar luas, tapi ibu ibu boleh pelan pelan ditengahnya.

http://gdubrak.com
Minggir bu.. Sumber: http://gdubrak.com

Pasti pernah ngalamin nih, lagi buru buru, eh, di depan di antara mobil ama trotoar yang cukup untuk tidur tiduran, ibu ibu gak mau cepetan, malah nyantai gak maju maju. Bikin emosi kan?

Ya itulah kecermatan dari ibu ibu, mereka akan memperhitungkan space antara mobil dan trotoar, kalau sudah 22 x 2 kali panjang motor dibagi kecepatan km/h dari mobil, baru boleh mendahului.

6. Traffic light sudah di detik ke 4, 3, 2, 1, tapi masih santai santai seperti semuanya baik baik saja.

Santai saja. www.ilikeworld.com

Di belakang ibu ibu pas di lampu merah? Ya udah, kadang belajar sabar itu bisa dilakukan ditengah jalan koq.

7. Mau mampir ke toko di kanan jalan, tapi jalan ke kiri jalan dulu, baru nyebrang.

Terserah ibu aja deh, maunya ngapain. silodrome.com

 

Walau sudah ada di tengah jalan, atau sisi kanan jalan kalau mau mampir ke toko sebelah kanan jalan, dalam pengkajian teknis dari ibu ibu, harus minggir ke kiri dulu, kalau sudah aman menurut pengertian mereka, barulah nyebrang ke kanan.

8. Mau nabrak atau di tabrak, siapapun itu lawannya, ibu ibu selalu benar dan yang lainnya salah!

Selalu salah. hotspeedmoto.blogspot.com

Ini turunan dari rumus, apapun itu, wanita selalu benar. Selamat datang di Indonesia dimana ibu ibu yang nabrak, yang di tabrak yang salah. Mentang mentang mereka punya surga di telapak kaki kali ya? Jadi semena mena gitu.

9. Kalau diklakson, sampe bego gak bakalan di dengerin, tapi kalau nglakson, radius 10 km harus mingir semuanya. 

Minggir buu. Sumber: http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/

Nglakson ibu ibu itu bagai mengharap ibu ibu ndengerin klakson, kenapa? karena gak ada analogi yang menyetarakan hal tersebut, mau sampe aki kendaraanmu habis, boro boro di dengerin, di kasih respon dikit aja gak, sebaliknya, kalau ibu ibu yang klakson, sirine patwal aja kalah, mending minggir aja deh, ibu mabes bakal lewat.

10. Selama motor masih bisa jalan, gak butuh di service ke bengkel.

Ibu ibu dan Motor Matic. natabayas.blogspot.com

Pernah make motor ibu ibu, pasti remnya udah gak karuan, beratnya kalau di gas, udah miring miring gak beraturan, ya prinsip meraka, kalau masih bisa jalan, kenapa harus di bawa ke bengkel, itu pemborosan namanya, mending untuk beli minyak goreng ama cabe.

11. Polisi tidur? Gak kenal tuh.

jalan terus. edorusyanto.wordpress.com

 

Mau ada polisi tidur segede apapun, kalau ibu ibu mau lewat, ya lewat aja, gak ngefek. Selama motor masih bisa maju, kenapa harus dipelanin?

12. “Belok kiri, jalan terus”. Kalau ibu ibu mau berhenti kenapa? Ibu ibu bebas.

Ibu ibu bebas. tozimegatrex.blogspot.com

Aturan Negarapun gak ngefek, mau ada tulisan di traffic light belok kiri jalan terus mah gak ngefek, kalau ibu ibu gak mau belok bagaimana? Yang mau belok ya silahkan, saya kan mau belok ke kanan.

13. Kaca spion itu hanya accessories.

Ibu ibu touring. edorusyanto.wordpress.com

Ada atau tidak ada, kaca spion itu semu bagi ibu ibu, itu hanya accessories ajah, mau belok kiri atau kanan ya belok aja, kaca spion mah gak akan mempengaruhi apa yang terjadi.

14. Motor dari berhenti total, dari gigi 3 untuk langsung jalan, gak usah ke 1 dulu.

penning.com

Urutan secara mekanis pana motor non matic yang harusnya dari gigi 1, ke 2, ke 3 dan selanjutnya akan diacuhkan ibu ibu, asal di gas bisa jalan, mau berat atau gimana pun itu gak masalah.

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

Top