You are here
Home > NULIS NULIS > Hasil Riset Mengungkapkan Bahwa Anak Milenial Lebih Rela Habiskan Duit untuk Traveling

Hasil Riset Mengungkapkan Bahwa Anak Milenial Lebih Rela Habiskan Duit untuk Traveling

Milenial lebih suka menghabiskan uangnya untuk traveling dibanding investasi.

Dalam beberapa tahun belakangan, generasi milenial dan generasi Z seringkali disebut-sebut lebih rela menghabiskan uangnya untuk traveling dan juga berlibur ketimbang untuk berinvestasi.

Hal tersebut kembali diperkuat dengan riset terbaru berjudul Memahami Tren Konsumsi Masa Kini yang dilakukan PT Neurosensum Technology International (Neurosensum), sebuah perusahaan riset pasar berbasis teknologi neurosciencedan artificial intelligence yang dirilis hari ini.

Baca juga: Inilah Hasil Riset Tren Foto Liburan Anak Hits Jaman Now Yang Harus Kamu Tahu

Dipicu oleh tingkat stress yang semakin meningkat.

rawpixel / Pixabay

Dalam surveinya, mereka menemukan bahwa kebutuhan rekreasi masyarakat Indonesia kian hari kian meningkat. Menurut Managing Director Neurosensum, Rajiv Lamba, peningkatan ini terjadi karena konsumen merasakan bahwa tingkat stres dalam kehidupan mereka sehari-hari semakin meningkat.

Sebagai dampaknya, lanjut dia, muncul kebutuhan untuk melarikan diri dari kondisi stres yang dialami yaitu dengan adanya peningkatan konsumsi untuk kebutuhan rekreasi yang tercermin dalam perubahan pola belanja konsumen.

Angka pengeluaran konsumen di kategori rekreasi telah mengalami peningkatan sebesar 40 persen (1,4 kali lipat) dalam dua tahun terakhir. Peningkatan pengeluaran rekreasi ini khususnya dipicu oleh kelompok generasi Z.

Dari 40 persen kenaikan di kategori rekreasi, untuk kebutuhan traveling, baik dalam dan luar negeri, menunjukkan peningkatan sebesar 30 persen (1,3 kali lipat) dalam dua tahun terakhir ini

Potensi pariwisata menjadi faktor penarik kegiatan wisata.

SplitShire / Pixabay

Potensi sektor wisata akan sangat menjanjikan karena jumlah konsumen yang merencanakan untuk melakukan perjalanan liburan diperkirakan akan meningkat tiga kali lipat dalam dua tahun ke depan.

Menurutnya, kebutuhan akan rekreasi juga berdampak pada pengeluaran konsumen untuk menyaksikan konser dan film, yang meningkat sebesar 40 persen (1,4 kali lipat) dalam dua tahun terakhir.

Riset ini dilakukan terhadap 1.000 orang peserta dengan metode wawancara tatap muka. Riset berlangsung mulai bulan Maret April 2018 di 12 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makasar, Palembang dan Balikpapan. Riset ini menggambarkan populasi masyarakat perkotaan.

 

Sumber: vica.co.id

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

Leave a Reply

Top