You are here
Home > RESEARCH > Fakta Perkembangan Hotel di Yogyakarta yang Mengejutkan

Fakta Perkembangan Hotel di Yogyakarta yang Mengejutkan

Tinggal di Yogyakarta? atau pernah ke jogja? sebagai alah satu destinasi favorit wisatawan, baik lokal maupun macanegara, tentunya Yogyakarta dituntut bersolek memnuhi kebutuhan pasar yang semakin banyak, seperti dengan menambah fasilitas, mempercantik beberapa daerah, membuat branding pariwisata baru, sampai menambah beberapa hotel.

Pada kali ini, kita akan memberikan fakta-fakta dalam angka tentang perkembangan pertumbuhan hotel di Yogyakarta dari data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Data ini dipaparkan pada diskusi santaiΒ di Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo. Data dari PHRI ini hanya untuk jenis penginapan yang sudah terdaftar, yang belum terdaftar masih banyak. yuks liat.

1. Hotel JW Marriot yang sedang project pada tahun 2015 di daerah ring road utara akan memiliki kamar sekitar 750, ini setara dengan kurang lebih menggabungkan Hotel Melia Purosani (280 Kamar), Royal Ambarrukmo (247 Kamar) dan Hotel Tentrem (275). Kebayang kan gedenya?

2. Itu sama dengan menyumbang hampir separuh dari total hotel yang running di Jogja sekarang, yaitu 1.603 kamar. Ditambah dengan Sahid Jogja Life Style City dengan 319 kamar, untuk hotel bintang 5 pada tahun 2015 ini mengalami kenaikan terbesar yaitu 66.69% menjadi 2.672 Kamar hotel.

Jumlah kamar 5
Data bersabda.com

3. Di tahun 2009, jumlah hotel bintang 5 di Jogja hanya 4 saja yaitu Hyatt, Sheraton, Melia, dan The Phoenix dengan jumlah kamar hanya 939. Di tahun 2014 menjadi 7 hotel dengan jumlah kamar 1.603 yakni dari hotel Royal Ambarrukmo, Grand Aston, dan Tentrem.

data kamar bintang 5
Data Bersabda.com

4. Dari pada tahun 2015 ini ditambah yang sedang project, Jogja akan memiliki 9 Hotel berbintang 5 dengan total kamar 2.672. Berikut Presentasenya.

Presentase kamar bintang 5
Data Bersabda.com

5. Pada tahun 2009 dan 2013 presentase pertumbuhan hotel bintang 5 adalah 0%, 2011 ada 41.32%, tahun 2012 7.54%, tahun 2013 12.33% dan yang terbesar di 2015, 66.69%.

6. Untuk bintang 4, di tahun 2009 hanya ada 10 hotel saja, di tahun 2015 yang running ada 22 hotel, ditambah dengan yang sedang project ada 8 hotel, jadi di tahun 2015 ini Jogja akan memiliki 30 hotel bintang 4.

7. Tahun 2009, Jogja hanya memiliki 1.385 kamar bintang 4, di tahun 2015 ini, ditambah jumlah kamar yang dedang project, jogja akan memiliki 4.448 kamar. Hitung sendiri pertumbuhan kamar dalam 5 tahun terakhir ini untuk bintang 4 deh.

8. Pertumbuhan tertinggi kamar hotel ada pada tahun 2015 ini yakni 45.69% dari 3.053 kamar di 2014 menjadi 4.448 kamar, bertambah 1.395 kamar.

9. Hotel bintang 4 dengan kamar terbanya adalah Insight Hotel (Melia Group) yang masih project di Maguwo, dengan 258 kamar, sedangkan yang paling sedikit adalah The Cangkringan, yakni 16 kamar saja.

10. Untuk bintang 3, pertumbuhannya sepertinya yang tertinggi, di tahun 2009, di Jogja hanya ada 11 hotel, di tahun 2015 ini ditambah yang project, jogja akan memiliki 40 hotel bintang 3, hitung sendiri deh pertumbuhannya di 5 tahun terakhir.

11. Tahun 2009 Jogja hanya memiliki 952 kamar bintang 3, di tahun 2015 ditambah yang project, Jogja akan memiliki 4.115 kamar hotel bintang 3. Berapa persen pertumbuhannya dalam 6 tahun ini? hitung sendiri.

12. Pertumbuhan terbesar ada di tahun 2012 yakni 46.70% dari 1.347 kamar di 2011 menjadi 1.976 di 2012. Di tahun 2015 ada di posisi kedua, yakni mengalami kenaikan 42.19% dari 3.188% kamar menjadi 4.115 kamar.

13. Budget hotel, bintang 1, dan bintang 2 Juga mengalami kenaikan, di tahun 2009 hanya ada 10 hotel, di tahun 2015 ditambah yang sedang project, Jogja akan memiliki 37 hotel.

14. Tahun 2009 Jogja hanya memiliki 371 kamar, di tahun 2015 ini, akan menjadi 1.712 kamar.

15. Pertumbuhan tertinggi pada tahun 2010 yakni 44.74%, dari 371 kamar menjadi 537. Tetapi jika dilihat dari bertambahnya unit hotel, tertinggi pada tahun 2014, dari 26 hotel di 2013, menjadi 34 hotrl di tahun 2014.

16. Jika dilihat secara general, dari hotel budget, bintang 1 sampai bintang 5, sekarang jumlah hotel di jogja (yang terdata PHRI) adalah 117 hotel.

17. Padahal di tahun 2009, jumlah total hotel di jogja hanya 35 hotel. Tertinggi pada tahun 2014, Jogja bertambah 17 Hotel dan di tahun 2012 jogja menambah 15 hotel dalam 1 tahun.

18. Jumlah kamar total dijogja tahun 2015, termasuk hotel yang sedang project ada di angka 12.947. Tetapi yang running baru 9.316 Kamar, berarti akan ada tambahan 3.631 kamar di 2015 ini.

19. Dilihat dari jumlah kamarnya, hotel bintang 4 menempati peringkat pertama, dengan 4.448 kamar, selanjutnya bintang 3 dengan 4.115 kamar, bintang 5 2.672 kamar, dan hotel budget, bintang 1 dan 2 di angka 1.712 kamar.

diagram
Data Bersabda.com

20. Persentase pertumbuhan kamar hotel di Jogja tertinggi pada tahun 2015, yakni 43.50%, terendah tahun 2010, hanya 12.61% saja.

21. Grafik pertumbuhan jumlah hotel di Yogyakarta Tahun 2009-2015.

grafik
Data Bersabda.com

22. Secara keseluruhan, ini dia jumlah kamar hotel di Jogja berdasarkan kelas hotelnya.

Jumlah Kamar Hotel Jogja
Data Bersabda.com

Dari beberapa data di atas, PHRI memang mengakui tidak bisa mendata semua kamar yang bisa dijual di Jogja, seperti home stay, losmen, kostel, dan hotel hotel yang belum terdata. Jadi, kemungkinan jumlah kamar di Jogja, lebih dari 12.947.

Anak perhotelan? peluangmu untuk bersaing diluar sana sangat besar. Ini baru data PHRI Jogja, belum kota kota lain di Indonesia, pertumbuhan bisnis perhotelan sedang naik daun. So, welcome to the land of hospitality.

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

31 thoughts on “Fakta Perkembangan Hotel di Yogyakarta yang Mengejutkan

  1. Datanya cukup bikin shock campur miris, tahun 2015 kenaikannya….naudzubillah.
    My big question is
    sumber air yang digunakan segambreng hotel dengan rupaneka fasilitasnya itu darimana?? Sumur?? Pam?? Apa sih dampak negatif yang ditimbulkan dr bertumbuhnya hotel yang nggak terkontrol di Jogja?? Defisit air akan makin cepat. Coba mas di share data validnya tentang ini dan apa upaya pemerintah + pihak hotel untuk mengatasi krisis air dan dampak2 lain yang siap menghadang warga Jogja di masa depan??
    #bukannyahappytapiprihatinamakondisijogja

  2. Lapangan pekerjaan tersedia banyak…tapi tidak diimbangi dg jumlah tamu yg datang akan mengakibatkan perebutan tamu yg sengit. Persaingan mendapatkan revenue bikin mumet..harga bisa jatuh murah. Menyenangkan bagi tamu, rugi utk penanam modal…tidak sehat utk persaingan bisnis…

Leave a Reply

Top