You are here
Home > INFO & TIPS > Apa yang Harus dan Tidak Boleh Kamu Lakukan dalam Freedive.

Apa yang Harus dan Tidak Boleh Kamu Lakukan dalam Freedive.

Freedive merupakan salah satu olahraga yang cukup ekstrim untuk menikmati kedalaman. Karena beberapa tantangannya banyak orang ingin mencoba kegiatan ini.

Berbeda dengan SCUBA diving, berbeda dengan snorkling, freedive menuntut kemampuan yang lebih ekstra.

Kali ini kita akan berbagi ke kamu tentang apa yang tidak boleh dan harus kamu lakukan ketika freedive. Saran ini bisa kamu lihat di channe youtube di “freedive HD”, mungkin bagi kamu yang suka dengan freedive pasti sudah subscribed.

More: Freedive, Tak Sesederhana Membeli Alat Mahal Dan Menyambangi Spot Menyelam Terkeren, Tetapi Ini Adalah Caraku Mencintai Keindahan Bawah Laut Indonesia.

Tidak boleh kamu lakukan.

Never free-dive after SCUBA dive.

SCUBA dive dan free-dive itu memiliki perbedaan konsep dasar dalam memanajemen oksigen di dalam tubuh ketika ada di kedalaman. Perbedaan itu yang membuat badan kita harus menyesuaikan ke normal dahulu, setidaknya butuh 24 jam setelah SCUBA baru kamu boleh mencoba freedive.

Kenapa tidak boleh? ya intinya berbahaya.

Never dive with the snorkel in your mouth.

Pertama, ini akan menylitkan kamu untuk “equalization” atau menyeimbangkan tekanan air di tubuhmu, karena ketika kamu menekan udara lewat bagian telinga, tenaganya tidak cukup kuat, karena kamu menggunakan snorkel.

Kedua, ini akan sedikit berbahaya ketika kamu blackout, air akan cepat masuk ke paru-paru, bahaya deh

Never exhale when you in underwater.

Ini akan membuat oksigen di tubuhmu habis tentunya, selanjutnya akan semain membuat kamu susah untuk mengapung.

Never hyperventilate.

Kenapa tidak boleh? kamu lihat di sini saja deh, karena penjelasannya cukup rumit.

Never free-dive after blackout.

Yaps, ini tentunya berbahaya, badanmu belum siap kembali lagi, atau belum ke posisi normal, ya sama seperti jangan main bole setelah cidera, tambah bayana ntar.

Never dive after big meal.

Dasarnya sama seperti olahraga lain sih ya, gak boleh olahraga ketika kamu habis makan, resikonya makananmu bisa keluar lagi deh sederhananya.

Never free-dive alone.

Rule number one sih kalau ini, never freedive alone, or you will die. Hahahaha, serem kan?

Harus kamu lakukan.

Use surface marker-buoy.

Sedikit dilupakan tetapi ini penting, apalagi kamu dive di laut yang berarus.

Kamu harus pemanasan.

Ini standar banget, dan karena saking standarnya, orang banyak ngelupain. Gunanya apa? sepertinya gak usah dijelasin, intinya kamu wajib pemanasan dulu. Meregangkan otot di lengan, bahu, leher, dan kaki yang utama.

Rencanakan freedive mu.

Banyak indikatornya, mulai lokasinya dimana, ombaknya bagaimana, musim angin apa? dan banyak lagi. Ketika di spot, juga rencanakan semuanya, melewati arus yang mana, rute yang mana dan sebagainya. Intinya, buatlah perencanaan, gak asal nyelam saja.

Selalu berkomunikasi dengan buddy-mu.

Penting banget ini, beri tahu dia tentang apa yang ingin dan akan kamu lakukan, biar kenapa? ya agar buddy-mu bisa mengawasi kamu dari kejadian yang tidak diinginkan.

Pilih satu pasangan/buddy di grup-mu.

Kalau banyak teman menyelammu, pilihlah satu, jangan banyak orang, agar semakin fokus dan saling bertanggung jawab.

Selalu menjaga hidrasi di badan dengan sesekali minum air.

Karena ini bagian dari olahraga, tentunya jangan sampai badanmu dehidrasi, untuk kamu ketahui, tingkat hidrasi ketika kamu olahraga di air atau laut itu lebih besar dari pada ketika kamu di daratan loh, so tetep minum air, tetapi tetap jangan kebanyakan.

Berikan jeda atau istirahat di sela-sela menyelam.

Tentunya badan ini butuh sedikit jeda, memberikan istrirahat bagi fisik dan paru-parumu, untuk meminimalisir kecelakaan sih sebenarnya, karena ketika badan masih dalam kondisi terjaga baik, kamu semakin bisa menikmati kegiatan menyelammu.

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments

One thought on “Apa yang Harus dan Tidak Boleh Kamu Lakukan dalam Freedive.

Leave a Reply

Top