You are here
Home > NULIS NULIS > 14 Alasan Untuk Berani Ambil Jatah Cuti Kerja dan Harus Pergi Liburan.

14 Alasan Untuk Berani Ambil Jatah Cuti Kerja dan Harus Pergi Liburan.

Hidup ini bukan hanya tentang menghasilkan uang, mendapatkan kekuasaan atau ketenaran. Hidup ini jelas bukan tentang pekerjaan!

Bekerja hanya diperlukan untuk membuat kita tetap bisa bertahan hidup sehingga kita bisa menikmati keindahan dan kebahagian dari kehidupan. Kalau kamu bekerja, dan akhirnya tidak bisa menikmatinya, untuk apa?


Hidup adalah keseimbangan antara bekerja dan liburan, keluarga, sahabat dan waktu pribadi. Kamu harus memutuskan bagaimana anda ingin menyeimbangkan hidupmu.

Masa ia, kuliah mahal-mahal hanya menjadikanmu seperti robat yang hidupnya sudah ter-setting default seperti itu terus?

Tentukan dan atur prioritas hidupmu. Hidup ini sangat rapuh, hidup ini singkat. Jangan sia-siakan hidupmu, seimbangkan gaya hidup dan nikmatilah dengan liburan.

Kita akan ngasih 14 alasan kenapa hidup itu tidak hanya untuk kerja terus, tetapi harus menyisihkan waktu untuk meninggalkan kantor, melupakan sejenak penatnya drama romantika di kantor, dan pergi ke pulau cantik di Nusa Tenggara, berenang di laut, tidur di pasir di bawah cahaya bintang. Berani?

More: Berwisatalah Ketika Kamu Bisa, Kerena Itu Akan Membuatmu Semakin Cerdas Dalam Bekerja.

1. Hidup ini nggak ter-setting hanya untuk kerja. Ambil jatah cutimu tanpa sisa.

“Life is not only about work, office, and client.There is more to life. You need to socialize, entertain, relax and exercise. Don’t let life be meaningless”

 

Before TRO training
Ambil jatah cutimu, biarkan mejamu jadi kosong sejenak.

2. Kerjaan itu, mau sampai mati juga tidak akan habis. Jadi, liburanlah.

“Work is never ending process. It can never be completed, until you die!”

Masa ia hidupmu hanya untuk kerja yang tak akan ada habisnya? gak kasihan tuh ama hidup seperti itu?

Day 322/365 - Kilroy Was Here
Kerjaan tidak akan pernah habis.

3. Kepentingan perusahaanmu memang penting, tetapi sayang ke diri sendiri itu jauh lebih penting.

Jadi, lebih penting kantormu dari pada bahagiamu bisa liburan? fikirkan lagi, dan cepat putuskan, sebelum weekend ini terlewati, dan di Bali lagi asik pantainya untuk snorkeling. 🙂

[holiday time] summer on a solitary beach
Hidupmu lebih penting dari kantormu.

4. Kerja terus saja, kaya juga nggak, capek fisik ama hati ia banget, ya kan?

Kalau dipikir-pikir, apa nikmatnya hidup hanya memikirkan kerja sampai kelelahan? Padahal hidup ini tidak hanya untuk kerja dalam ca[ek fikiran dan fisik.

Banyak hal yang masih bisa kita lakukan untuk menjadikan hidup ini bernilai daripada sekadar bekerja. Seperti liburan.

014/365 - day n nite
Pikniklah,.

5. Kalau kamu galau, stress, depresi, apa ada bossmu di sampingmu?

Boro-boro ada menenangkan, yang ada kerjaanmu ditambah. Boss macam apa itu. Tinggalkan, dan pergi liburan ke gunung, lihat hijaunya sawah, lebih indah hidupmu.

6. Kamu nggak kuliah D3, S1, S2, mahal-mahal hanya untuk jadi mesin kan?

Bangun pagi, pake kemeja, dasi, pantofel, jas, kerja pagi, pulang sore atau malam, makan siang cuma sebentar, dan kerjaan tak hentinya mengalir datang.

Apa bedanya kamu sama mesin di pabrik percetakan batu bata? Hahahahhaha.

053/365 - Wall-E Goes Corporate
Kamu bukan robot kan?

7. Bangun pagi, pergi kantor, dimarah-marahin, gaji gak seberapa. Kamu kerja atau dikerjain?

Fix, kamu lagi dikerjain sekarang, nggak kerja. Makanya, liburanlah, biar senyummu bisa mekar kembali. 🙂

The Running Dead
Kamu kerja apa dikerjain?

8. Kamu mau mengorbankan kesehatanmu untuk dapet duit banyak biar bisa bahagia esok hari? kalau hari esok itu belum tentu ada, bagaimana?

Kekhawatiran adalah memberi ruang ke otak untuk mengkonsumsi sesuatu yang negatif, yang belum terjadi.

Berani menghadap HRD sekarang? minta jatah cuti untuk tahun ini, dan langsung cek tiket pesawat dan hotel di bali? besok sore kamu sudah bercengkrama dengan indahnya sunset di Pantai Kuta loh. Ayooo…

9. Masa depan emang harus, tetapi kalau masa kinimu kayak gitu, apa cerita indahmu untuk esok?

Dongeng untuk anakmu besok adalah papa/mama pernah menjadi karyawan teladan, revisi kerjaan dalam 1 hari bisa diselesaikan, dari pagi sampai malam di kantor.

Sementara tetanggamu menceritakan perjalanan melewati lembah Baliem di papua, bertemu suku mentawai, menginap di suku dayak, dan snorkeling di Wakatobi.

Sebelum menyesal loh kamu.

Busy, busy, busy...
Apa ceritamu kalau kerja terus? dongeng deadline dari sang bos?

10. Mumpung masih muda, kerja keraslah. Nah, kalau udah tua ngapain? kapan liburannya?

Ngapain? 35% orang Indonesia menyesal ketika tua karena masa mudanya tidak digunakan untuk jalan-jalan. Kamu mau masuk ke 35% orang yang menyesal itu? Nggak kan? ayo jalan-jalan makanya.

Workaholic!
Kapan liburannya kalau kerja terus?

11. Orang yang sering liburan, otaknya lebih kreatif dari pada yang sibuk ngumpulin duit untuk yang katanya untuk jaga-jaga dari ketakutannya di esok hari.

Ini riset beneran loh, kalau nggak percaya gogling aja deh.

Dan kamu masuk di golongan mana?

 

Too Busy To Improve - Performance Management - Square Wheels
Kerja keras itu harus, tapi kerja cerdas itu wajib!

12. Masa ia 1/8 hari hidupmu hanya untuk ngeliatin monitor dengan note-nya yang tak kunjung kurang di Kantor? Kapan lihat pantai atau gunung?

Kapan? kapan-kapan?

Kasian saya lama-lama lihat kamu dan kerjaanmu itu. Semoga kamu bahagiya ya.

SUCH BUSY WEEK
Kapan lihat gunung atau pantai?

13. Kalau cuma kerja, kera juga kerja. Makanya liburan, biar gak kayak k**a. :p

Bukan kan? ya udah, liburanlah.

Masked Monkey (Topeng Monyet in Bahasa Indonesia) Indonesia's traditional play (going to sell fish)
Dia juga bekerja.

14. Pesan untuk bisa direnungkan.

dont-live-to-work-work-to-live
Untuk hidup.

Cukup provokatif juga ya? hahahahahha…. Itulah tujuannya. :p

 

Bagikan artikel ini ke temanmu.

Comments

comments